Rumput kolonjono dikenal sebagai salah satu jenis rumput yang banyak dimanfaatkan untuk pakan ternak. Namun, dalam kondisi utuh, proses pemberian pakan menjadi kurang efisien dan memerlukan waktu lebih lama. Oleh karena itu, penggunaan alat merajang rumput kolonjono K100 menjadi solusi praktis untuk menghasilkan potongan rumput yang lebih kecil, halus, dan merata.
Mesin ini dirancang khusus untuk mencacah rumput kolonjono maupun rumput lunak sejenis dengan cepat dan efisien. Hasil rajangan yang seragam membantu mempermudah proses konsumsi oleh ternak serta mempercepat pencampuran dengan bahan pakan tambahan lainnya. Selain digunakan untuk kebutuhan peternakan, alat ini juga cocok dimanfaatkan di sektor pertanian maupun pengolahan limbah organik.
Dengan sistem kerja yang sederhana dan konstruksi yang kokoh, alat merajang rumput kolonjono K100 mampu meningkatkan produktivitas kerja sekaligus menghemat tenaga operasional.
Spesifikasi Alat Merajang Rumput Kolonjono K100

Untuk menunjang performa yang optimal, mesin K100 dilengkapi dengan spesifikasi sebagai berikut:
-
Dimensi mesin: 800 mm x 900 mm x 800 mm
-
Material body: Pelat besi Plattezer
-
Rangka: Besi siku yang kuat dan stabil
-
Penggerak: Motor bensin
-
Daya (Power): 5,5 HP
-
Energi yang digunakan: Bensin
-
Material pisau: Baja berkualitas
-
Kapasitas produksi: 100–200 kg per jam
-
Fungsi: Merajang rumput kolonjono dan rumput lunak lainnya
Dengan kapasitas mencapai 200 kg per jam, mesin ini sangat ideal untuk memenuhi kebutuhan pakan dalam jumlah besar. Tenaga 5,5 HP memastikan proses perajangan berjalan cepat dan konsisten.
Harga dan spesifikasi dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
1. Cara Kerja Alat Merajang Rumput Kolonjono
Pengoperasian mesin ini cukup mudah dan tidak memerlukan keahlian khusus. Motor bensin berfungsi sebagai sumber tenaga utama untuk memutar pisau baja yang tajam dan kuat.
Berikut langkah penggunaannya:
-
Siapkan rumput kolonjono yang akan dirajang.
-
Pastikan bahan bakar bensin tersedia dan mesin dalam kondisi siap pakai.
-
Nyalakan mesin dengan menarik tuas starter.
-
Atur kecepatan putaran sesuai kebutuhan.
-
Masukkan rumput ke dalam hopper secara bertahap.
-
Rumput yang telah dirajang akan keluar melalui saluran output.
-
Setelah selesai, matikan mesin dan bersihkan sisa rumput agar performa tetap terjaga.
Perawatan rutin seperti pengecekan pisau dan pembersihan bagian dalam mesin akan membantu menjaga kualitas hasil rajangan tetap halus dan merata.
2. Keunggulan Alat Merajang Rumput Kolonjono K100
Beberapa kelebihan yang menjadikan mesin ini pilihan tepat antara lain:
-
Kapasitas besar hingga 100–200 kg per jam
-
Tenaga kuat 5,5 HP untuk proses cepat
-
Rangka dan body kokoh berbahan besi berkualitas
-
Menggunakan bahan bakar bensin yang mudah diperoleh
-
Desain minimalis dan mudah dioperasikan
-
Menghasilkan rajangan rumput halus dan merata
-
Lebih hemat waktu, tenaga, dan biaya
-
Dilengkapi garansi mesin
Dengan berbagai keunggulan tersebut, alat merajang rumput kolonjono K100 menjadi investasi tepat bagi peternak maupun pelaku usaha pertanian. Mesin ini membantu proses perajangan rumput menjadi lebih praktis, efisien, dan siap digunakan untuk mendukung produktivitas usaha Anda.
Kesimpulan
Alat merajang rumput kolonjono K100 menjadi solusi praktis untuk menghasilkan cacahan rumput yang halus dan merata. Dengan kapasitas 100–200 kg per jam, mesin ini mampu mempercepat proses persiapan pakan ternak. Tenaga 5,5 HP memastikan kinerja tetap stabil dan efisien dalam penggunaan rutin.
Konstruksi mesin yang kokoh dengan material besi berkualitas membuatnya tahan lama dan kuat digunakan dalam jangka panjang. Sistem pengoperasiannya sederhana sehingga mudah digunakan oleh operator. Perawatan yang rutin juga membantu menjaga performa mesin tetap optimal.
Secara keseluruhan, mesin ini mampu menghemat waktu, tenaga, dan biaya operasional. Proses perajangan rumput menjadi lebih cepat dan praktis. K100 merupakan pilihan tepat untuk mendukung produktivitas usaha peternakan maupun pertanian.
Seorang pelajar SMKN 1 Saptosari, Novato dalam artikel
