Kalau kamu suka camilan manis alami, pasti pernah dengar dua jenis ubi populer ini: ubi ungu dan ubi madu. Banyak orang penasaran, apa sih perbedaan ubi ungu dan ubi madu? Walau sama-sama manis dan lembut, ternyata keduanya punya ciri khas dan manfaat yang beda, lho.
Tulisan ini akan mengulas mulai dari rasa, warna, tekstur, hingga kandungan gizi yang kedua ubi ini punya. Ditambah lagi, ada tips mengolahnya secara sehat, termasuk menggunakan mesin vacuum frying agar hasilnya tetap renyah tanpa berlebihan minyak.
Dari Warna dan Tekstur
Ubi ungu punya warna ungu pekat yang langsung menarik mata. Warna ini datang dari pigmen alami bernama antosianin yang kaya antioksidan. Teksturnya relatif padat dan sedikit kering daripada ubi madu.
Ubi madu, seperti namanya, warnanya kuning keemasan sampai oranye pucat. Teksturnya lebih lembut dan basah, bikin sensasi meleleh di mulut saat dimakan. Warna ini menandakan kandungan beta-karoten yang tinggi, baik untuk kesehatan mata.
Rasa dan Kemanisan
Rasa manis pada ubi ungu cenderung ringan, terkadang disertai sentuhan earthy atau mirip rasa kacang. Cocok buat yang nggak suka manis berlebihan.
Ubi madu justru terkenal karena manisnya yang nendang, apalagi kalau sudah dikukus atau dipanggang. Rasa manis ini alami tanpa tambahan gula, jadi aman untuk dijadikan camilan sehat.
Kandungan Gizi
Keduanya sama-sama kaya serat, vitamin, dan mineral. Ubi ungu kaya antioksidan yang bermanfaat melawan radikal bebas dan mengurangi risiko penyakit kronis.
Ubi madu itu ngandung yang namanya beta-karoten, yang bisa diubah tubuh jadi vitamin A. Vitamin ini punya peran penting buat mata, kulit, dan sistem imun. Jadi, kalau bicara gizi, pemenangnya tergantung kebutuhan tubuh kamu.
Harga dan Ketersediaan di Pasaran
Di pasaran, ubi ungu biasanya sedikit lebih mahal karena permintaannya tinggi untuk olahan modern seperti kue dan minuman kekinian. Selain itu, produksinya juga cenderung musiman di beberapa daerah.
Ubi madu lebih mudah kamu temukan di pasar tradisional maupun supermarket dengan harga yang lebih stabil. Keduanya sama-sama bisa dibeli segar atau dalam bentuk olahan, tergantung kebutuhan dan selera kamu.
Tips Mengolah Ubi Ungu dan Ubi Madu
Kalau mau mempertahankan nutrisinya, hindari menggoreng dengan minyak berlebih. Kukus, panggang, atau goreng rendah minyak pakai mesin vacuum frying adalah pilihan terbaik.
Mesin ini bisa bikin keripik ubi lebih renyah tapi tetap sehat, karena prosesnya mengurangi kadar minyak tanpa menghilangkan rasa dan warna alami. Cocok untuk kamu yang mau bisnis camilan sehat atau sekadar nyemil tanpa rasa bersalah.
Variasi Kombo dari Ubi Ungu dan Ubi Madu
-
Keripik Campur – Iris tipis kedua jenis ubi, goreng rendah minyak, lalu campur untuk hasil cantik dan rasa beragam.
-
Bolu Kukus Kombinasi – Pakai ubi ungu untuk adonan bagian bawah, lalu tambahkan ubi madu sebagai lapisan manis di atasnya.
-
Puding Dua Warna – Susun lapisan ubi madu di bawah dan ubi ungu di atas untuk tampilan cantik sekaligus sehat.
Kesimpulan
Perbedaan kedua ubi ini bukan cuma di warna, tapi juga rasa, tekstur, dan kandungan gizi. Ubi ungu unggul di antioksidan, sedangkan ubi madu di beta-karoten. Keduanya sehat kalau kamu olah dengan cara yang tepat.
Kalau mau camilan sehat, pilih metode pengolahan seperti kukus, panggang, atau pakai mesin vacuum frying. Dengan begitu, kamu tetap bisa nikmatin rasa manis alami beserta manfaatnya tanpa worry masalahnya kolesterol meningkat, karena nggak over oily. Kuy, coba olah kedua jenis ubi ini di rumah dan rasakan sendiri bedanya!
